Polda Bengkulu Tetapkan 2 Tersangka Kasus Mafia Tanah Pekan Sabtu

0

Kontrass.co–  Polda Bengkulu, Rabu (14/07/2021) merilis keberhasilan Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) mengungkap kasus mafia tanah yang termasuk dalam program prioritas Kapolri.

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, S. Sos,.MH mengatakan keberhasilan kasus ini merupakan pengembangan perkara yang lebih dulu diungkapkan Mapolda Bengkulu.

“Kita dari pihak kepolisian mendapat laporan dari sebagai korban sehingga dilakukan penyidikan,” Kata Kombes Pol Sudarno, S.Sos, MH., dalam konferensi pers bersama awak media.

Selain itu, Dir Reskrimum Kombes Pol Teddy, S, S.IK, M.Si menjelaskan kejadian tersebut menyatakan bahwa dalam perkara ini menentang dua orang saudara SE (65) dan IS (34) yang telah ditetapkan sebagai tersangka .

Lalu, dari hasil  penyelidikan berbeda tim yang dipimpin Kasubdit Hardah Bangtah AKBP AKBP Edi Sujatmiko, S.Sos, kedua orang terduga pelaku memiliki peran yang berbeda.

Pelaku SE meminta uang korban dan bekerja sama dengan Saudara IS yang membuat cap stempel dan cap tandatangan untuk memalsukan dokumen tanah yang terletak di Jalan Aru Jajar Kelurahan Pekan Sabtu Kota Bengkulu Seluas 10,605 M.

Kemudian, pemalsuan terhadap tandatangan warga yang mengancam tanah dan wilayah yang merupakan tempat kedua pelaku diduga melakukan Dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Surat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat (1) ayat (2) KUHPidana 55 KUH Pidana, dengan pidana penjara paling lama 6 (Enam) Tahun.

“Masih ada kemungkinan kasus dan penambahan tersangka lain, dalam kesempatan ini memberikan dihimbau kepada warga yang mengalami permasalahan terkait tanah dapat membuat laporan kepolisian,” Himbaunya. [Putra).

iklan 2
bawah berita